Press "Enter" to skip to content

Cara Memilih Jurusan Kuliah IPS Dan IPA

Cara memilih jurusan kuliah IPS – Tes ketertarikan serta bakat terkadang jadi tes yang terlupakan. Walau sebenarnya bila anda lagi kebingungan ingin meneruskan kuliah ke jurusan apa, atau nanti ingin bekerja di bagian apa, anda dapat memiliki bayangan akuratnya lewat tes ini.

Asal tahu saja, salah jurusan cara memilih jurusan kuliah ips, jurusan kuliah ips yang menjamin masa depan, pekerjaan jurusan ips yang gajinya besar, kuliah jurusan ipa, jurusan kuliah ips yang banyak diminati, jurusan kuliah ips yang jarang diminati, jurusan kuliah ips di ugm, kuliah jurusan ips ikatan dinas, lowongan kerja pekerjaan jurusan ipswaktu kuliah akan buat anda lebih gundah gulana serta terbebani dari pada salah tentukan jurusan IPA atau IPS waktu SMA.

Pasalnya bila anda salah jurusan kuliah, anda akan stuck di jurusan itu serta mesti terus menerus memperdalam ilmunya sepanjang empat th., hingga anda lulus. Mudah-mudahan jangan pernah kian lebih lima th. ya. Jadi pastikan kamu tahu Cara memilih jurusan kuliah ips maupun ipa.

Cara Memilih Jurusan Kuliah IPS

Salah satu cara memilih jurusan kuliah ips adalah dengan mengikuti tes minat dan bakat. Sebab jangan sampai kamu menyesal dan kuliah tanpa ada semangat, yang akhirnya hanya membuang waktu dan biaya tanpa memiliki gelar, apa lagi ilmu saat dari hasil kuliah.

Tentukan Jurusan yang Sesuai sama Kata Hati

Masalah salah jurusan pernah berlangsung pada Muhammad Iqbal, seseorang mahasiswa jurusan Sastra Inggris, Fakultas Pengetahuan Budaya, Kampus Indonesia. Dari pertama, Ibin—panggilan akrab cowok lulusan SMA Muhammadiyah 3 Jakarta ini—ingin kuliah di jurusan Sastra Inggris. Namun sayang, tujuannya mesti dia pendam lantaran ibunya menyarankannya untuk kuliah di jurusan Broadcast dengan kata lain Penyiaran.

Singkat narasi, tanpa mau tahu Cara memilih jurusan kuliah ips terlebih dahulu, Ibin berhasil di terima di program D3 jurusan Penyiaran, di Kampus Indonesia. Tetapi sesudah satu tahun kuliah, dia mengerti bila sepanjang itu dia sesungguhnya salah masuk jurusan. Ibin terasa dia memaksakan diri kuliah disana lantaran kehendak orang lain, yakni ibunya. Maka dari itu, nilai Ibin tidak kunjung optimal serta Ibin tidak melakukan kuliahnya dengan passionate. Ibin bahkan juga melakukan hal semacam ini hingga dua th., hingga selanjutnya dia nyesel banget.

‘ Nyesel banget, sih. Maka dari itu, di th. ketiga kuliah, gue berkemauan untuk geser jurusan untuk menguber jurusan yang diimpikan gue, yakni Sastra Inggris. Untung saja prosesnya lancar, serta gue keterima, ‘ tutur cowok yang kembali jadi junior sesudah dua th. berkuliah ini.

Misal saja Ibin ikuti kata hatinya dari pertama, mungkin saja saat ini dia mungkin saja sarjana lebih cepat. Walau bagaimana juga, yang utama bukanlah durasi kuliahnya, sih, namun ilmu dan pengetahuan yang sesuai sama di hati. Yang utama, Ibin dapat mengambil hikmahnya.

Mencari Tempat Konsultasi yang Benar!

Untungnya, pengalaman Ibin tidak menerpa Hani Fauziah, mahasiswa Fakultas Pengetahuan Komunikasi Kampus Padjajaran, Bandung, lantaran Hani bikin pilihan jurusan kuliah yang pas. Dan untuk si hani ini dia tahu cara memilih jurusan kuliah ips.

‘ Sebelumnya masuk kuliah, saya miliki tiga jurusan dambaan, yakni Komunikasi, Seni Rupa, serta Sastra Inggris. Pernah dilema, sih. Untungnya, Bapak serta tempat bimbel saya menyarankan saya ikut-ikutan tes ketertarikan serta bakat dahulu sebelumnya putuskan. Namun, hasil tes pertama saya katakan kalau saya cocoknya masuk jurusan Kedokteran. Jelas-jelas ini jauh sama ketertarikan saya. Jadi dari SMA, saya telah ngambil jurusan IPS! ‘ kata lulusan SMAN 11 Bandung ini kecewa.

Lantaran tidak yakin dengan hasil tes pertamanya, Hani ikut-ikutan lagi tes ketertarikan serta bakat ditempat lain. Kesempatan ini di Dwipayana Bandung. Akhirnya juga tidak sama. Hasil tes cara memilih jurusan kuliah ips yang keduanya ini memberikan banyak persamaan dengan minatnya. Memanglah, bila tes ketertarikan serta bakat yang anda ikuti kredibel, serta anda juga mengisinya dengan jujur, akhirnya tentu akurat, deh!

Hasil tes Hani yang ke-2 mengurutkan jurusan Komunikasi di tingkat teratas, sesudah Seni Rupa serta Sastra Inggris. Alhasil, Hani mantap masuk jurusan tersebut di salah universitas idamannya, FIKOM Unpad, untuk wujudkan cita-citanya sebagai jurnalis.

‘ Lantaran sama seperti ketertarikan saya, cocok ngejalanin kuliahnya ya saya enjoy banget. Semangat serta tidak males-malesan! ‘ ucap Hani bangga karena mengetahui Cara memilih jurusan kuliah ips tersebut.
Pengalaman Hani serupa dengan pengalaman Ria Aldrianti, alumni SMA Pembangunan Jaya Jakarta. Waktu Ria bakal lulus SMA, dia pernah bimbang pilih pada jurusan Kedokteran atau Kedokteran Gigi karena belum mengetahui cara memilih jurusan kuliah ips. Tetapi berdasar pada hasil tes ketertarikan serta bakatnya, Ria putuskan untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Kampus Prof. Dr, Moestopo, Jakarta.

‘ Kuliah di jurusan yang sesuai sama ketertarikan bukanlah bermakna buat pelajarannya jadi mudah, lho. Misalnya, materi pelajaran Kedokteran Gigi memanglah dari sananya sulit banget. Terlebih cocok praktek. Namun bila kita dasarnya sukai, kuliahnya jadi gunakan feel, hingga perkuliahan seberat apa pun dapat ditempuh dengan lebih gampang. Yang utama sih, kita miliki kemauan yang benar, hasrat, dan usaha. ‘ terang Ria.

Pada dasarnya cara memilih jurusan kuliah ips, walau anda telah usaha, berdoa serta konsultasi dengan guru serta ortu mengenai jurusan kuliah, tes ketertarikan serta bakat tetaplah begitu menolong untuk memastikan arah yang benar.