Press "Enter" to skip to content

Rupiah Diprediksi Tembus Rp14.000

Head Investment Advisor Wealth Management Standard Chartered Bank Heng Yang memprediksi nilai tukar rupiah bakal melemah sampai Rp14. 000 per dolar Amerika Serikat (USD). Pelemahan itu diperkirakan berlangsung pada kuartal IV Th. 2017.

Rupiah Diprediksi Tembus Rp14.000
Foto ilustrasi Rupiah via AnalisaToday.com

Heng menyampaikan, gerakan rupiah itu lebih lantaran dampak aspek global yaitu menguatnya USD. Sesaat, dari keadaan internal termasuk masihlah baik.

” Rupiah Rp14. 000 per USD itu berlangsung lantaran USD menguat dengan cara global bukanlah fundamental. Bila bicara eksportir, USD naik, tidak rugikan emiten USD earner yang positif, pendapatan tinggi dari USD dan juga pengeluaran rupiah, ” katanya di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Menurut dia, bidang pertambangan bakal mengambil untung dari menguatnya USD. Sebab, harga komoditas telah mulai merangkak naik dan juga dapat memperoleh keuntungan dari ekspor.

” Bidang mining tetaplah baik, harga komoditas naik walau ada resiko bidang supply terganggu. Namun bila USD menguat, biaya dia di Indonesia berbentuk rupiah dan juga jual dengan USD, ” tuturnya.

Penguatan Kurs Dollar ini, dia mengemukakan, lebih lantaran kesempatan The Fed untuk menambah suku bunga sejumlah 2 x th. ini. Tetapi, perjalanannya masihlah bakal panjang sampai akhir th..

” Itu di kuartal IV 2017 bila Fed rate naik banyak, perjalanan kelak kebijakan Amerika seperti apa. Bila Fed rate naik 2 x, rupiah stabil di Rp14. 000/USD, ” papar Heng.

Dia memberikan, kenaikan Fed rate ini peluang bakal diawali pada bln. depan atau juga pertengahan th.. Gubernur The Fed Jannet Yellen masihlah dinilai masihlah perlu banyak pertimbangan untuk ambil langkah itu.

” Satu hingga 2 x naik, awalannya Maret atau juga Juni lantas selanjutnya akhir th.. Yellen perlu saat cerna kebijakan Donald Trump lantaran untuk keluarkan kebijakan tidak semudah waktu kampanye. Tidak dapat seperti itu untuk naikkan suku bunga, ” ujarnya.