Press "Enter" to skip to content

Pertumbuhan dan perkembangan anak

Mendengar kata pertumbuhan dan perkembangan biasanya sudah tidak asing lagi bagi seorang ibu. Apalagi yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai keterkaitan yang saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan. Akan tetapi pertumbuhan dan perkembangan ini memiliki pengertian yang berbeda. Biasanya perkembangan manusia memiliki fase yang relatif cukup panjang. Secara umum perkembangan itu dapat digambarkan dalam periode/fase tertentu.

Apabila diuraikan maka fase-fase tersebut meliputi fase pra kelahiran, fase bayi, fase awal anak-anak, fase pertengahan dan akhir anak, fase remaja, fase awal dewasa, fase pertengahan dewasa, dan yang terakhir fase akhir dewasa. Fase usia dini atau fase masa bayi dan kanak-kanak adalah masa awal yang sangat berperan penting dalam menentukan perkembangan anak pada tahap kehidupan selanjutkan. Banyak pendapat dari beberapa ahli bahwa fase ini merupakan fase keemasan seorang anak, karena pada fase ini anak-anak mulai peka dengan keadaan di lingkungan sekitarnya. Pada anak-anak usia dini pertumbuhan dan perkembangan tidak dapat dipisahkan. Pertumbuhan pada anak usia dini berhubungan dengan perkembangan motorik.

Pada saat masa perkembangan seorang anak, anak secara tidak langsung akan menguasai kemampuan-kemampuan tertentu, misalnya seperti seorang anak memiliki kemampuan untuk belajar keterampilan fisik yang diperlukan dalam permainan dan seoarang anak dapat belajar mengusai intelektual dasar seperti dapat menulis, membaca dan dapat berhitung. Sebenarnya pertumbuhan anak dipengaruhi oleh perkembangan sosial, psikologis dan hubungan anak dengan orang tua dan lingkungan sekitar.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak misalnya dalam pertumbuhan faktor yang mempengaruhinya adalah jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi seorang anak, kualitas makanan juga sangat berperan penting dalam pertumbuhan anak, dan faktor yang mempengaruhi perkembangan anak seperti faktor lingkungan dan faktor pembawaan.

Faktor lingkungan dapat dapat dikatakan berpengaruh karena di dalam perkembangan perilaku anak khususnya anak usia dini tak dapat lepas dari lingkungan seperti lingkungan keluarga. Faktor pembawaan juga sangat berpengaruh dalam perkembangan seorang anak karena sifat kedua orang tua secara tidak langsung dapat menurun pada seorang anak. Sebagai salah satu contoh misalnya kedua orang tuanya berprofesi sebagai seorang seniman maka tidak menutup kemungkinan anak-anaknya berprofesi sebagai seorang seniman juga. Akan tetapi hal tersebut harus ditunjang oleh keadaan lingkungan yang mendukung.

Sumber: Baby play n play