Press "Enter" to skip to content

Rumus Likuiditas Menurut Para Ahli

Ketakmampuan perusahaan atau juga ketidak sanggupan perusahaan untuk membayar semua atau juga beberapa utang (kewajibannya) yang telah jatuh tempo waktu di tagih, bakal memengaruhi jalinan baik pada perusahaan dengan beberapa creditor atau juga distributor. Dalam periode panjang hal semacam ini akan beresiko pada beberapa customer.

Rumus Likuiditas Menurut Para Ahli

Penyebabnya paling utama kekurangan atau juga ketidak dapatan perusahaan untuk membayar kewajibanya yaitu akibat kelalaian manajemen perusahaan dalam menggerakkan usahanya dan juga hal semacam ini bakal punya pengaruh pada usaha pencapaian laba.

Sebab yang lain yaitu terlebih dulu pihak manajemen perusahaan tak mengkalkulasi rumus likuiditas rasio keuangan yang dibrikan hingga tak tahu kalau sesungguhnya keadaan perusahaan telah tak dapat lagi lantaran nilai utangnya lebih tinggi dari harta lancarnya.

Analisa keuangan yang terkait dengan kekuatan perusahaan untuk membayar utang atau juga kewajibannya yaitu analisa rasio likuiditas.

Sebagian pengertian tentang rasio likuiditas yaitu seperti berikut :

Menurut Fred Weston dalam buku Kasmir (2012 : 129), menyampaikan kalau rasio likuiditas yaitu :

“Rasio likuiditas (liquidity ratio) adalah rasio yang melukiskan kekuatan perusahaan dalam penuhi keharusan (utang) periode pendek. ”

Mengenai menurut Sofyan Syafri Harahap (2011 : 301), mendeskripsikan rasio likuiditas yaitu :

“Rasio likuiditas melukiskan kekuatan perusahaan untuk merampungkan keharusan periode pendeknya. ”

Sedang menurut Irham Fahmi (2011 : 121), menyampaikan kalau rasio likuiditas merupakan :

“Kesanggupan sebuah organisasi swasta dalam rangka melaksanakan kewajiban jangka pendeknya dengan tepat waktu. ”

Menurut sebagian pengertian yang sudah dijelaskan di atas bisa diambil kesimpulan kalau rasio likuiditas yaitu rasio yang melukiskan kekuatan perusahaan untuk penuhi atau juga membayar keharusan periode pendeknya dengan cara pas saat.

Sedang menurut Munawir (2007 : 64), menyampaikan kalau Rasio keuangan yaitu :

“Menggambarkan satu jalinan atau juga perimbangan (mathematical relationship) pada satu jumlah spesifik dengan jumlah tertentu lainnya. ”

Menurut beberapa penjelasan yang sudah dijelaskan di atas bisa diambil kesimpulan kalau rasio keuangan yaitu hasil perbandingan pada jumlah yang satu dengan jumlah yang lain yang ada didalam neraca keuangan dan juga mempunyai jalinan yang relevan.